Tampilkan postingan dengan label CoretanQ. Tampilkan semua postingan

Pengemban Dakwah, Penebar Semangat

Menggambarkan Sosok Ustadz Rahmat Abdullah 




Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk dakwah ini. Aku rindu zaman ketika seorang ikhwan benar-benar jalan kaki 2 jam di malam buta sepulang tabligh dajwah di desa sebelah," tulis Ustadz Rahmat Abdullah dalam prosa lirisnya yang berjudul " Aku Rindu dengan Zaman Itu".
Sang Inspirator
Ustadz Rahmat Abdullah lahir di Jakarta pada 03 Juli 1953. Pada usia 11 tahun, beliau harus menapaki hidup tanpa asuhan sang ayah. karena saat itu beliau telah menjadi anak yatim. Sang ayah hanya mewariskan usaha percetakan sablon yang lalu beliau kelola bersama sang kakak dan adik.

Beliau bukan remaja cengeng, Walau harus bekerja keras. beliau tetap bersemangat meraih pendidika yang lebih tinggi. Awalnya, beliau masuk Sekolah Dasar Negeri. Kala itu, Beliau tiap pagi belajar membaca Al- Qur'an, baca tulis Arab, kajian aidah, akhlak dan fikih dengan metode baca kitab berbahasa Arab, menukil terjemah dan syarah dari sang guru. Siang harinya, belajar di Sekolah Dasar.

Setelah diselingni sejumlah pengalaman, Ustad Rahmat Abdullah melanjutkan ke MAdrasah Tsanawiyah(MTs) Asy-Syafi'iyah Jakarta. Di Madrasah ini beliau belajar Ushul fiqh, musthalah hadits, psikologi dan ilmu pendidikan. Kecuali itu, dia tetap belajar ilmu nahwu, sharaf dan balaghah. Tetapi, pelajaran yang paling beliau sukai adalah talaqqi. Biasanya talaqqi ini dilakukan langsung dengan para kyai serta bimbingan langsung dari sang Orator yang selalu memberikan inspirasi bagi Ust. Rahmat muda, yaitu K. H. Abdullah Syafi'i. Ustadz Rahmat mampu mengasah dirinya hingga bisa menjadi murid terbaik sekaligus kesayangan dari K. H. Abdullah Syafi'i.

 Disebuah ketika Ust. Rahmat Abdullah punya peluang studi ke Al Azhar Mesir. Tetapi, karena suatu hla, beliau tidak jadi berangkat. Meski begitu, hal tersebut tak menyurutkan beliau untuk terus belajar.

Sejak berkenalan dengan Syaikh dari Mesir, Beliau mulai senang melahap berbagai pemikiran islam lewar buku semisal karya Hasal Al-Banna, Sayyid Quthb dan Al Maududi. Juga dari tokoh-tokoh nasional seperti HOS Tjokrominoto dan M. Natsir

Dalam perkembangannya. Ustadz Rahmat mulai merintis dakwah dengan mengajar di Ma'had Asy-Syafi'iyah dan Darul Muqorrobin, Karet Kuningan. Ditempat inilah belaai mengabdikan dirinya sebagai pendidik. Keseharian ini dia jalani bertahun-tahun dengan berjalan kaki dari Bali Maraman ke Karet Kuningan. Bahkan, untuk memberikan pelajaran tambahan berupa les pribadi pun dia lakukan dengan berjalan kaki masuk ke loring-lorong jalanan Jakarta hingga larut malam.

Singkat cerita, Pada 1993 bersama murid-muridnya beliau mengembangkan dunia pendidikan dan sosial dengan melahirkan Islamic Centre Iqro' di Pondok Gede Bekasi. Kesibukan beliau pun makin padat. Tetapi, kebiasaanya membaca, mengkaji Al Qur'an dan tafsirnya, Hadits dan syarahnya tetap berjalan. Begitupun kegiatannya mengisi pengajian diberbagai kantor, kampus, seta melayani berbagai macam konsultasi terus berlanjut.

Dengan motor tua beliau masuk kampung keluar kampung dan masuk kampus keluar kampus menabur fikrah Islamiyah yang shahih dan Syamil. Materi yang disampaikan disambut hangat oleh berbagai kalangan. Bakat beliau sangat beragam. Misal, luapan semangat hidup dan dakwahnya juga di tun=angkan lewat berbagai untaian syair serta tulisan yang beliau kirim ke berbagai media. Memang, sebagai penulis Ustadz Rahmat Abdullah aktif menulis buku dan mengisi rubrik dibeberapa majalah Islam.

Salah satu kutipan tulisan beliau : "Dulu,ulama memiliki tempat tersendiri di tengah-tengah masyarakat. Mereka saling menjaga jarak dengan kekuasaan. Namun, dalam urusan jihad, ulama dan penguasa jalan bergandengan. Kita lihat, Ibnu Taymiyah yang tak henti-hentinya mengoreksi penguasa. Namun, ketika penggilan jihad datang, mereka jalan beriringan. Tak ada dendam.Inilah sistem yang terbangun. Ulama memberi fatwa, komando ditangan Sultan. Keduanya menggerakkan perjuangan dengan lembut". 

Kiprah Ustadz Rahmat Abdullah dalan dunia dakwah dan pembinaan umat yang totalitas diakui banyak pihak. Para murid, pengikut, dan sebagian media Islam bahkan menyebutnya sebagai " Syaikhut Tarbiyah" SANG GURU Pendidik. Film bergenre dokumenter juga pernah dibuat untuk mengenang dan menggali Spirit Dakwah Beliau, yaitu berjudul " Sang Murabbi" tahun pada 2008 dan " Rindu Sang Murabbi" tahun pada 2015.

Sederhana dan Indah
Lelaki sederhana yang memiliki Ghirah  besar ini menghadap Allah dalam perjalanan ke RS Islam Jakarta, Cempaka Putih pada 14 Juni 2005, yang sebelumnya terserang stroke  ketika mengambil wudhu untuk shalat maghrib. Pada besoknya ribuan hadir untuk bergantian Shalat Jenazah dan mengantarkan Beliau ke tempat istirahat terakhirnya.
Inilah sebuah bukti pengakuan, hadirnya Beliau di Kerumunan Masyarakat yang memberikan Semangat Islami.
MasyaAllah, Indah Sekali.

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’no:3289).

referensi :

  • dakwatuna
  • bio.or.id
  • jakarta.go.id
  • pksbengkalis.org
  • 50 pendakwah penggugah sejarah

Fakta Permasalahan Palestina - Bag. 2


FAKTA 5
Warisan Umat Islam
Kaum Muslimin meyakini bahwa merekalah ahli waris sesungguhnya atas warisan nabi Daud, nabi Sulaiman serta para nabi dan  salafushaleh lainnya dari kalangan Bani Israel. Mereka yang pernah berkuasa dan memerintah di Palestina beberapa waktu lamanya di nawah panji tauhid.
Maka legalitas kekuasaan itu beralih kepada umat Islam, karena merekalah generasi penerus yang meninggikan panji tauhid dan berjalan di atas metode yang ditinggalkan para nabi. Kaum Muslimin takin bahwan bani israel telah jauh menyimpang dari jalan yang benar. Mereka merubah mendistorsi kitabnya, membunuh para nabinya dan pada akhirnya mereka kembali kepada Allah dengan mendapatkan murkaNya (Q.S Al Baqarah:85).
Maka estafeta peruangan dan "nasab" para nabi in telah gugur dengan berbagai penyimpangan dan pengingkaran mereka terhadap ajaran yang dibawa nabi-nabinya, bahkan sejak yang dibawa itu berada ditengah-tengah meraka.


FAKTA 7
Penduduk Asli Palestina
Bangsa yang pertama kali menghuni wilayah Palestina adalah bangsa Kan'an. Mereka datang dari Jazirah Arab sejak 4500 tahun yang lalu. Sehingga, pada awalnya Palestina disebut Negeri Kan'an. Bangsa Palestina yang ada sekarang ini adalah anak keturunan bangsa Kan'an yang sebagiannya berasal dari keturunan bangsa Timur Laut Tengah atau bangsa Palestina serta kabilah-kabilah Arab yang berasimilasi dengan bangsa Kan'an.
Meski dari waktu Palestina pernah diperintah oleh berbagai penguasa dari bangsa yang berbeda-beda, akan tetapi penduduk asli Palestina tetap berdomisili dan tidak pernah meninggalkan bumi Palestina.
Atas kesadaran sendiri, mayoritas penduduk Palestina akhirnya memeluk Islam. Dan seiring dengan datangnya Islam ke Palestina, mereka pun mulai bersentuhan dan berkomunikasi dengan bahasa Arab. Maka, jadilah Islam sebagai identitas negeri Palestina terlama sepanjajg sejarah. Dimulai sejak ekspansi Islamtahun 15 H/636 M dimasa kekhalifahan Umar bin Khatab hingga saat ini. Meski sejak tahun 1948 sebagian besar penduduknya diusir oleh panjajah Zionis.

(Bersambung Bagian 3)

Referensi :
Memahami Prahara Palestina


Fakta Permasalahan Palestina - Bag.1


Ada beberapa fakta yang menjadi permasalahan di Palestina, Dan akan kita bahas secara bertahap dalam tulisan berikut :

FAKTA 1
Strategis Secara Geografis
Palestina adalah nama untuk wilayah bagian barat daya negeri Syam. Terletak di wilayah pesisir Laut Tengah, di Bagian Barat Benua Asia. Palestina dianggap sebagai penghubung benua Asia dan Afrika. dan kedekatannya dengan benua Eropa menjadikan Palestina wilayah yang istimewa.
Palestina memiliki wilayah yang berbatasan dengan darat dan laut. Disebelah Utara berbatasan dengan Libanon, di Timur Laut berbatasan dengan Syiria, Di Timur berbatasan dengan Yordania, dan di Selatan serat Barat Daya berbatasan dengan Mesir. Sementara di bagian Barat dan Barat Laut berbatasan langsung dengan Laut Arab. Luas keseluruhan Palestina (termasuk wilayah yang dicaplok oleh Israel), dalam batas geografi yang dikenal saat ini, yaitu 27.000 KM persegi. Atau hanya 1/5 dari luas pulau jawa secara keseluruhan dan memiliki iklim yang relatif stabil, yaitu Iklim Laut Tengah.

FAKTA 2
Peradaban Tertua Dunia
Palestina termasuk di antara wilayah yang memiliki peradaban tertua di dunia. Berbdasarkan penemuan-penemuan arkeologi modern, bisa dipastikan bahwa Palestina adalah wilayah pertama dimanan manusia mulai hidup secara permanen dan bercocok tanam. itu terjadi sejak 11.000 tahun yang lalu (9000 SM). Disana terdapat kota tertua dalam sejarah, yaitu kota Ariha atau Jericho (dibangun sekitar 8000 tahun sebelum masehi), dan terus dibangun hingga saat ini.

FAKTA 3
Kedudukan Palestina Bagi Umat Islam
Palestina memiliki kedudukan istimewa di lubuk hati setiap muslim. Palestina adalah tanah suci yang diberkahi, sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur'an "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.(Q.S Al Isra :1)".
Masjid Al Aqsha yang bagi umat Islam memiliki beberapa keistimewaan :
  1. Kiblat pertama umat Islam
  2. Masjid kedua yang dibangun di muka bumi seperti dinyatakan di dalam hadits
  3. Satu dari tiga masjid yang memiliki kedudukan penting dalam Islam
  4. Palestina adalah terminal akhir perjalanan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan sekaligus titik awala Mi'rajnya kelangit untuk menerima perintah Shalat 5 waktu, seperti telah disebutkan dalam Q.S Al Isra ayat 1.
  5. Negeri para nabi, dimana banyak nabi-nabi dilahirkan, hidup dan dimakamkan disana, seperti Nabi Ibrahim, Ishak, Sulaiman, Musa, Daud dan lainnya.
  6. Palestina juga adalah negeri tempat dikumpulkan dan dihidupkan kembali semua umat  manusi, dari sejak Nabi Adam hingga generasi akhir zaman. Tempat domisilinya darul Islam. Orang yang teguh untuk teteap tinggal disana karena Allah, bagai seorang pejuang yang berjihad di jalan-Nya.
  7. Pusat berkumpulnya generasi kedua dari kelompok yang ditolong Allah hingga hari Kiamat.



Sampai disini dulu pembahasan mengenai Fakta Permasalahan Palestina Bagian 1 nya, insyaAllah akan ada beberapa bagian lagi. Ditunggu aja ya Update nya. Terimakasih.

Referensi : 
-Memahami Prahara Palestina.

Aspirasi Masyarakat Cimahi Berbasis Android


Saatnya untuk melenturkan jemari tangan ini dengan menuangkan ide-ide yang berteriak ini.

Cimahi merupakan salah satu kota yang terdapat di Jawa Barat. Sebelum menjadi kota, Cimahi masuk dalam wilayah Kabupaten Bandung Barat. Bertepatan di tahun 2001, Cimahi memisahkan diri untuk menjadikan dirinya kota. Singkat penjelasan, sekarang cimahi menjunjung slogan "CIMAHI CERDAS", yaitu menjadikan Kota Cimahi yang Creatif, Egaliter, Responsif, Dinamis, Agamis.

langsung aja ya bro..basa basinya singkat aja.
Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan perkembangan penggunaan smartphone semakin tinggi, hadirlah sebuah aplikasi yang dapat di manfaatkan masyarakat untuk memberikan masukan positif kepada Pihak Pemkot Cimahi. Apa itu aplikasinya? aplikasinya di beri nama "ASMA CIMAHI" yang dapat di instal pada perangkat platform Android pada smartphone.
Di buat dengan sederhana dan semudah mungkin untuk digunakan. Penasaran aplikasinya seperti apa? Silahakan kunjungi situsnya di asmacimahi.com . dan download versi androidnya ya...
Semoga bermanfaat, dan masih versi beta ya. Masih ada penambahan fitur.




Ekspedisi Ahad #Menikmati Taman Batu dan Goa Pawon


Ekspedisi kali ini bukan mencari batu , tapi bermula dari ide teman kos yang mengajak untuk refreshing. Seketika dia mengajak untuk melakukan ekspedisi ke Stone Garden atau dikenal dengan taman batu, karena emang banyak batu disana, klo banyak bunga, ya bakalan disebut taman bunga. Karena sebelumnya saya pun pernah mencari informasi mengenai Stone Garden di google.com dan emang keren pemandangannya disana. Jadi saya pun tidak bias menolak ajak temen kos saya (red-Azadha QR).
Persiapan beres, dan siap untuk melakukan ekspedisi ahad kali ini. Namun sebelum itu, cek lokasi dulu,karena kami berdua juga belum tau lokasi yang jelas tempat taman batu berada.Akhirnya lokasi ditemukan dan siap menghidupkan motor dan 2 buah helm, biar aman katanya.
Perjalanan kurang lebih 45 menit dengan rute dari Cimahi – Citatah dan akhirnya sampai juga di lokasi taman batu. Hmmm… udara sejuk dan segar menghampiri kami, seolah-olah dedaunan melambai-lambai kearah kami. Tiba pukul 09.00 wib dengan suasana di taman batu sudah dipenuhi oleh para wisatawan. Sejenak kami melihat sekitar dan memarkirkan kendaraan di parkiran yang telah disediakan. Tanpa menunggu lama, kami pun memulai ekspedisi kami menjelajah celah-celah bebatuan yang ada ditaman batu dengan ditemani kamera (biar sedikit Exis). Sesampai dilokasi, Wow, MasyaAllah penciptaan Allah yang telah menghias bumi dengan kebesaranNya, dalam hati terus mengucapkan kebesaranNya. Bayangkan kami di atas bukit bebatuan dengan puncak yang luas tidak ada pohon yang menghalangi, jadi semua yang ada disekitar puncak tersebut kami bias melihatnya. Indahnya lukisan hijau sawah, hamparan pepohonan dan lainnya, kami bisa menyaksikannya seluas mata memandang.
Dan sudah tidak sabar untuk menyimpan momen indah ini, sudut demi sudut kami pun mengambil gambar. Dan diatas puncak juga, kami sempat mendengar penyampaian dari salah seorang Tour Guide, bahwasanya batu-batu yang ada di puncak ini, dulu nya adalah karang dan ganggang yang sudah membatu dikarenakan adanya pergesaran bumi sehinggi karang dan ganggan ini berpindah posisi, Dan dikarenakan waktu yang sudah begitu lama, maka karang dan ganggang ini keras membatu,jadi bisa digambarkan bahwa tempat ini dulunya adalah Dasar Laut. Dan dari atas puncak terlihat juga sebuah pemandangan yag menakjubkan, seolah-oleh dahulunya itu adalah aliran sungai tempat binatang minum dan mencari makanan. 

Setelah puas berada di puncak bebatuan, kami memutuskan untuk turun ke bawah dan mengunjungi situs peninggalan zaman purba yaitu Goa Pawon. 15 Menit perjalanan yang kami habiskan untuk turun ke bawah dan akhirnya kami sampai di mulut Goa Pawon. Disambut oleh suara kalelawar, seperti di film-film horror.^_^.
Menelusuri goa pawon pun kami lanjutkan dengan mengambil beberapa momen didalam goa. Didalam goa pawon ada situs manusia purba yaitu para peneliti menemukan kerangka manusia purba berupa tengkorak kepala dengan susunan tulang. Didalam goa purba juga ada yang namanya 3 jendela, karena emang ada 3 celah yang besar seperti jendela. Dan ekspedisi kami kali ini, kami sudahi sampai di 3 jendela Goa Pawon. Sekian dulu ekspedisi ahad kali, sampai bertemu di eksepdisi berikutnya.

Berikut kami informasikan lokasinya ya…
Kampung Girimulya Desa Gunung Masigit Kecamatan Cipatat Kab. Bandung Barat. Untuk mencapai lokasi ini bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Ada beberapa rute yang bisa diambil seperti dari arah Cimahi atau Kota Bandung. Jika menggunakan mobil jalur yang harus dilalui adalah melewati Tol Purbaleunyi, keluar tol Padalarang menuju arah Cianjur, setelah keluar tol arahkan kendaraan menuju kawasan Tagog Apu lalu kembali berjalan dan di sebelah kanan jalan terdapat gapura berwarna hitam menuju kawasan Goa Pawon.
Jika menggunakan kendaraan motor patokan yang paling mudah adalah Kota Baru Parahyangan, dari sana lurus terus menuju arah Cianjur sampai melewati pusat oleh-oleh Roti Unyil, dari Roti Unyil tersebut kembali berjalan melewati kawasan Tagog Apu (kawasan yang berkelok-kelok dan terdapat oleh-oleh pinggir jalan). Dari kawasan Tagog Apu ini perhatikan arah kanan yang terdapat gapura berwarna hitam yang merupakan pintu gerbang utama menuju kawasan Goa Pawon & Stone Garden.


“ Bahwasanya apa yang kami lihat dan kami rasakan ini, serta keindahan ini tidak lain adalah kebesaran Allah ”


Maisyah Atau Aisyah


Usia baligh dan siap komitmen hidup mandiri. Yap, sekarang waktunya melangkah, yaitu bertebaran di atas bumiNya.Mencari maisyah (nafkah). Banyak orang membicarkan dan mengaitkan antara "Maisyah" dengan "Aisyah".Ngerti kan maksud saya? ehem..ehem, mau mencari ma'syah atau aisyah terlebih dahulu? Ya, biasanya setiap orang punya pilihan dengan alasan tertentu. Tapi dalam Q.S 24:32 "Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi maha mengetahui.“
HANYA dengan menikah saja, Allah berikan rezeki… apalagi kalau setelah menikah menjadi tambah tanggungjawab, tambah semangat berusaha.Luar Biasa kan?

Mencari Aisyah hukumnya wajib, Mencari Maisyah juga wajib, apalagi sudah baligh, kan katanya mau hidup mandiri. Masa sih harus terus-terusan minta ke orang tua.

Tu lihat rumput tetangga lebih hijau, ups salah!, maksudnya lihat tu ayam-ayam tetangga pada tersenyum!masa gak malu dengan mereka.Walaupun modalnya cuma ceker sama patok, tapi sudah PD untuk mencari nafkah. Nah Kita, kurang apa? kurangnya dimana? dibandingkan dengan ayam. Lho! Maaf Ya! Bukan gak boleh ya, namun lebih baik dan mulia jika kita bisa mencukupi kebutuhan diri sendiri.Minimal sih itu.

Terkait dengan hidup mandiri, islam sangat menganjurkan pemeluknya agar senantiasa hidup mandiri dalam memenuhi kebutuhan ekonomi. Orang dituntut bekerja dengan mengunakan segala kemampuannya, seperti tenaga, intelektual, serta jasanya, agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Begitulah makna hadis yang tersirat, Nabi tidak hanya menganjurkan dengan tuturnya, akan tetapi Nabi juga memberikan teladan bahwa beliau adalah seorang yang giat berusaha dan bekerja demi memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya.

Oleh karena itu berusahalah sekuat tenaga untuk mandiri. Mencukupi kebutuhan sendiri, dengan tetesan keringat sendiri tanpa harus merepotkan orang tua.Kalau perlu merantau.Mencari atau mengadu nasib di negeri orang.Yang penting tidak menjadi beban.Menjadi kuli, tukang koran, tukang bangunan, sales atau apa saja asalkan Halal, tidak jadi soal.Tidak perlu malu. "Tidak ada seseorang yang makan makanan yang lebih baik dari orang yang makan dari usaha tangannya sendiri.Sesungguhnya Nabi Allah Daus a.s. makan dari usaha tangannya". (HR. Bukhari).

Kalau kita menelusuri jejak hidup Rasulullah, akan kita temukan betapa beliau seorang yang sangat mandiri. Beliau tak segan mengerjakan pekerjaan kasar sebagaimana dikerjakan orang kebanyakan. Beliau sering menambal sendiri jubahnya, menjahit sepatunya, dan melakukan setumpuk pekerjaan rumah. Bagi beliau, pekerjaan kasar tidak mengurangi sedikit pun kemualiaannya sebagai Utusan Allah.

Semoga Alloh SWT senantiasa memberikan petunjuk-Nya pada kita dalam menentukan siapakah pendamping hidup kita nanti dan dilancarkan rezeki kita dalam mencari maisyah. Semoga diberikan yang terbaik oleh-Nya untuk kita. Amin.

….Kita tidak akan pernah tahu bila kita tidak pernah memulai….^_^

Indikator Kebahagiaan Hidup


Berbicara mengenai kebahagiaan, siapapun ingin merasakannya. apalagi kita yang masih merasakan kehidupan di dunia, sehingga banyak hal dan cara yang dilakukan oleh kita untuk mendapatkan rasa kebahagiaan itu yang tidak hanya sebatas kebahagiaan dunia saja, namun kebahagiaan akherat juga kita capai. Adapun berikut indikator-indikator kebahagiaan dunia yang akan menghantarkan diri kita menuju kebahagiaan di akherat pula, apa itu?

Pertama, Hati Yang Selalu Bersyukur.
dalam Q.S. Ibrahim : 7 , Allah berfirman : "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
Dikatakan oleh Allah swt, bahwasanya diri kita disuruh untuk bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepada, dalam kondisi apapun.Baik itu kabar gembira, maupun kabar musibah. Allah menguji hambanya dari banyak hal, bahkan tanpa kita sadari bahwa saat ini kita sedang di uji. Maka dari itu optimalkan diri selalu untuk bersyukur dalam setiap nafas yang terhisap ini.Karena Allah Maha Melihat lagi Maha Mengetahui.

Kedua, Pasangan hidup yang Soleh/Soleha
Setiap insan Allah ciptakan berpasang-pasangan [Q.S :16:72], dan setiap insan juga mengharapkan dipertemukan dengan pasangan yang diharapkan sesuai dengan penilaian setiap insan masing-masing.Namun, sebagian besar setiap insan ingin mendapatkan pasangan yang baik. Dan itu telah Allah katakan dalam Q.S An-Nur : 26, "...dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)..."
Alangkah indahnya, bila menjalani samudera kehidupan dengan didampingi pasangan yang soleh/soleha, maka aktifitas yang dijalani ikut berjalan dengan lancar, karena saling mendo'akan satu sama lainnya.

Ketiga, Anak yang Soleh dan Soleha
Anak yang soleh dan soleha adalah sebuah karuani dan rezeki luar biasa, yang Allah titipkan didalam pasangan suami istri, karena anak yang soleh dan soleha merupakan tabungan amalan yang tidak pernah putus, ketika orang tuanya meniggal dunia. "Daripada Abu Hurairah bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda: Apabila seseorang itu meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali dari tiga perkara, sedekah jariah, ilmu yang dimanfaatkan dan anak yang soleh mendoakan untuknya."
Alangkah bahagianya, apabila orang tua bisa menuntun anaknya menjadi anak yang soleh dan soleha.

Keempat, Harta Yang Halal
Dalam menjalankan aktivitas rutinitas kehidupan dunia, manusia dibekali Allah untuk mencari nafkah, agar dapat bertahan hidup dan menyebarkan amal kebaikan.Namun, dalam menjemput rezeki, banyak sekali godaan yang berdatangan dan terkadang sangat sulit untuk bisa memastikan ini Halal atau Haram.
Dikeluarkan Imam Al Bukhari dalam Shahih-nya,
Dari al-Miqdam Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang (hamba) memakan makanan yang lebih baik dari hasil usaha tangannya (sendiri), dan sungguh Nabi Dawud ‘alaihissalam makan dari hasil usaha tangannya (sendiri)”.

Kelima, Umur Yang Barokah
Belajar dari pohon pisang, bahwasanya pohon pisang tidak akan mati, apabila dia belum berbuah. Artinya pohon pisang akan mati, jika sudah memberikan hasil berupa buah kepada pemilik atau penanamnya. Sama hal nya manusia, selama masih bisa menghirup udara segar, optimalkan diri untuk hal kebaikan dalam menyeru kebaikan kepada khalayak orang banyak.
Umur yang barokah tidak sama dengan usia yang panjang. Salah satu ciri umur yang barokah adalah tiap detik waktunya sangat berharga dan tidak ada yang sia-sia. Usianya banyak digunakan untuk beribadah pada Allah SWT, beramal dan berdakwah. Menebarkan manfaat kepada siapa saja. Bergaul dengan orang-orang yang shalih. Tidak ada waktu baginya kecuali amal, amal dan amal.
Ya Allah…Berikanlah kami keberkahan, kebaikan dan keselamatan dalam hidup ini. Dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat-Mu. Dan tak jemu menebarkan semangat kebaikan agar umurku berkah dan bermanfaat.

Keenam, Lingkungan yang Aman dan kondusif
Lingkungan disini, mengenai lingkungan yang menjadi rutinitas ataupun mayoritas tempat kita sering berkumpul, yang dimana banyak waktu kita habiskan dengan lingkungan ini.
Dalam meraih kebahagiaan hidup lingkungan sangat mempengaruhi seseorang, bahwasanya orang yang berteman dengan penjual minyak wangi akan kena juga dengan harumnya minyak wangi, dan sebaliknya orang yang berteman dengan pandai besi, akan kena juga dengan bau asapnya.

Di tengah masyarakat, jika Anda tidak memilih lingkunganyang baik, maka tinggal pilih; Andakah yang akan mempengaruhi orang-orang untuk menjadi lebih baik atau Andakah menjadi korban pengaruh buruk lingkungan. Ingat! Tidak ada pilihan yang ketiga.

Ketujuh, Semangat Menjalankan Islam
Yang terakhir merupakan indikator, kewajiban seseorang ketika sudah mengucapkan kalimah Syahadat. Dan siap untuk memperbaiki diri sendiri,dan mengajak orang dalam kebaikan. Bahwasanya Allah telah menyiapkan syurga dengan isinya kepada orang-orang yang menyampaikan islam dengan semangat yang tinggi dan bisa membawa pencerahan bagi mereka yang masih merajalela dengan dunianya.

InsyaAllah selama ada niat baik dan keimanan dalam diri ini, Gerbang surganya Allah masih memanggil kita.

[kie]

Semangat Sang Juara


Bulan tak selalu purnama.
Bunga tak selalu mekar.
Awan tak selalu putih.

kata-kata pembuka  yang dapat menggambarkan "Tak ada gading yang tak retang", yang bisa dimaknai " Tak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini, hanya Allah yang maha sempurna"

Setiap manusia pasti punya kekurangan. Namun orang-orang hebat nan dahsyat mampu menjadikan kekurangannya untuk menggapai kesuksesan hidup. Mereka mampu menggunakan kelemahannya untuk menjadi motivasi menggapai mimpi-mimpinya. Tidak pernah bersedih karena kekurangannya, apa lagi putus asa dan menyerah.

Bilan bin Rabbah, seorang budak yang keriting dan hitam, yang mampu mendapatkan sebuah kesuksesan yang abadi yang berlum tentu akan di dapatkan oleh orang lain, yaitu terompahnya terdengan di surga. Berkat istiqomahnya menjaga wudhu dan shalat 2 rakaat setelahnya. Bilal bin Rabbah, orang yang pertama mengumandangkan adzan dan hanya menjadi muadzin Rasulullah SAW. Dan ketika Rasulullah wafat, Bilal bin Rabbah, memutuskan untuk berhenti mengumandangkan adzan.Setelah sekian lama, akhirnya Bilal bin Rabbah mengumandangkan adzan kembali, semua masyarakat menangis teringat kenangan bersama Rasullullah dan seakan Rasulullah hadir kembali...Luar Biasa!

Hellen Keller Lahir pada 27 Juni 1880, dia adalah seorang penulis dan peneliti buta asal amerika serikat. Heller Keller terlahir dalam keadaan normal, namun di usia satu setengah tahun, ia terserang penyakit yang mengakibatkan ia kehilangan penglihatan dan pendengaran. Hellen Keller dianggap tokoh yang telah membuka mata dunia agar menghormati orang buta dan tuli. Hellen Keller melakukan perjalanan ke 39 negara di 5 benua untuk berpidato tentang pengalamannya dan menyeru kepada masyarakan untuk menghormati hak-hak orang buta.

Rama Aditya Adikara, seorang tunanetra yang akrab dipanggil Rama. Aktivis Mitra netra ini sempat menulis artikel di Detik.com. Saat ditanya tentang kondisi kekurangannya yang sejak lahir disandangnya. Berikut jawabannya.
"Kenapa harus menyesal? lagipula menyesal tidak ada gunanya.Saya yakin kalau ini adalah karunia terbaik yang diberikan Allah.Karena hilangnya fungsi penglihatan, saya terhindar dari berbagai dosa mata.Selain itu, semangat hidup saya jadi mengingkat karena dengan kondisi seperti ini, otomatis saya harus bekerja dua kali lebih keras dari orang normal.Kalau seandainya saja saya melihat, bisa jadi saya mudah sombong atau bahkan tidak punya semangat seperti sekarang.Boleh buta mata, tapi jangan sampai buta hati."
Dahsyat! Luar Biasa! MasyaAllah!

Banyak hal-hal penting yang bisa kita pelajari dari 3 kisah di atas. Tetapi yang paling dahsyat adalah semangatnya.Walau memiliki berbagai kekurangan, mereka mampu mencetak prestasi dan melawan kekurangan tersebut.Banyak di dunia yang secara fisik lebih sempurna, bahkan termasuk kita. Tapi sayang, kita sering terlena dengan kelebihsempurnaan itu. Sehingga belum punya prestasi yang berarti bagi sesama.Dan sering kali kita kurang mensyukuri apa yang telah kita miliki. Salah satu cara bersyukur adalah dengan memaksimalkan potensi dari diri kita.

Belajarlah dari lumut, walupun kecil ia mampu menghancurkan karang yang terjal.Diri ini memang kerdil, namun itu bukan menjadi penghalang bagi kita untuk menggapai semua mimpi-mimpi kita.

Umat sedang menunggu prestasimu.Berkaryalah! Terus Berprestasi. Walau kita punya keterbatasan.
Tetap Tumbuh, walau banyak keterbatasan.

#Riski Juanda
#Never Ending Success

Binar Indah Di Mata Emak


"Andai Seisi dunia di balik
hanya ada satu yang tak pernah terbalik
cinta sang emak pada anaknya
karena tak ada satu kekuatan pun
yang mampu melakukannya"

Emak bagiku adalah sosok perempuan sederhana. Beliau memiliki mata yang selalu berbinar indah. Walapun pun begitu peliknya masalah yang beliau hadapi dalam keluarga dan mendidik anak-anaknya (red:saya dan adik saya). Emak adalah ibu rumah tangga biasa, yang kesehariannya tak pernah lepas dari aktivitas domestik yang itu-itu saja. Bangun shubuh-shubuh, memasak, mencuci, menyiapkan sarapan dan berbagai urusan ruah tangga lainnya. Semua itu dikerjakan dengan cekatan tanpa ada rasa berat dan tanpa keluhan.

Emak...
dimatamu kutemukan cinta
berbinar indah berbalut kedamaiann
Emak...
aku rindu curhat bersamamu
rindu ngumpul dan ngobrol
agar semua resah, lelah dan lemah
lebur menjadi satu dalam aura kasih sayang yang terpancar bersama
binar indah di matamu

Ya, dimataku emak adalah perempuan dengan segudang istimewa, kerja kerasnya, tanggung jawabnya, kasih sayangnya, maupun masakannya (bikin rindu), Semuanya istimewa dimataku, Bagiku keistimewaan ibu tidak lagi bisa dihargai dengan apapun yang ada di dunia. Hanya surga dan semua keistimewaanyalah yang layak menjadi hadiah untuk semua pengorbanan ibu selama ini.

Binar mata emak akan semakin bersinar terang ketika beliau bahagia dengan apa yang kami perbuat. Binar itu akan memancar terang ketika beliau bangga dengan kami.Sebaliknya, binar itu akan redup ketika ia tidak suka dengan apa yang kami perbuat.
Aku menjadi saksi hidup bagaimana indahnya binar mata emak ketika melihat prestasi kami yang selalu membanggakan di sekolah. Ekspresinya sangat luar biasa, sehingga merasakan sensasi yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Sungguh nyaman dan menyenangkan.

Binar indah mata emak terus akau temui sepanjang jalan perjuanganku. Dimana saat melepas kepergianku menyeberangi lintas provinsi untuk meneruskan pendidikan ku di pulau jawa. Binar mata itu pula yang memaksaku untuk bisa melanjutkan pendidikan yang dahulu sempat terputus.
Setiap kali malas, lelah, capek dan perasaan lemah menghampiri, semuanya akan sirna dan hilang sekita bila mengingat binar matanya.

Demikianlah, binar indah di mata emak yang selalu menjadi motivasi bagiku untuk berbuat yang terbaik.Berjuang lebih keras dan bertindak lebih cerdas dan hati-hati. Apa pun yang ku lakukan selalu berhulu dari binar indah mata itu dan bernuara pada keridhaan Allah swt.

RJ - 

Tarbiyah Jasadiyah


Saudaraku...
Tarbiyah itu membuat jiwa yang kering menjadi basah, membuat jiwa yang lemah menjadi kuat. tarbiyah yang kami dapatkan bukanlah hanya sekedar transfer pengetahuan, namun juga berikut aplikasi dari ‘ilmu itu. Tarbiyah yang kami jalani adalah tarbiyah yang hidup di tengah-tengah kehidupan kami, bukan hanya saat pertemuan pekanan yang disebut liqo’ namun tarbiyah itu ada pada kami walaupun kami hanya sendirian.

Kader tarbiyah adalah manusia sama seperti Anda..ia juga lupa dan salah, namun tarbiyah telah ajarkan kami bagaimana agar hidup ini dijalani dengan berusaha sekuat tenaga untuk selalu ingat kepada Allah SWT mengikuti sunnah Rasulullah SAW, mencintai ulama dan umaro dan juga kaum mukmin lainnya serta menjaga hubungan baik dengan non muslim.

Ada tiga jenis tarbiyah (pendidikan) yang dilakukan oleh rasulullah SAW dalam membangun generasi pilihan yaitu:
1. Tarbiah Jasadiyah (pendidikan fisik)
2. Tarbiah Aqliyah (penguasaan iptek)
3. Tarbiah Ruhiyah (pendidiikan spiritual dan emosional)

Saudaraku...
Tulisan kali ini mengenai Tarbiyah Jasadiyah (Pendidikan Fisik) yang akan  “memaksa” kita untuk memenuhi hak fisik kita, bisa dengan Riyadha (Olahraga), Mukhayam, Jogging, Arung Jeram, renang atau sejenisnya “Atas fisik kalian ada hak yang harus ditunaikan,” demikian Rasulullah SAW mengingatkan kita dalam sebuah hadits.

Al Qur’an memperhatikan dan menekankan di beberapa ayat akan pentingnya membentuk jasmani yang kuat, sebagaimana firman Allah Subhaanahu Wata’ala, artinya,


“Karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat fisiknya lagi dapat dipercaya.”    (QS. Al Qashash: 26).    

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga telah menekankan urgensi kekuatan bagi seorang mukmin dengan segala maknanya, sebagaimana sabda beliau,

 الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ


“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah.” (HR. Muslim).

Saudaraku...
Rasulullah SAW memiliki tubuh yang benar-benar atletis. Beliau memulai peperangan pada usia 53 tahun.Dan tentu saja, perang zaman dulu tidak seperti perang zaman sekarang. Ketika itu Rasulullah memakai baju besi hingga 2 lapis dan mengarungi padang pasir sejauh ratusan kilometer.Itu artinya fisik beliau sangat Prima (dikutip dari buku"Potret Ikhwan Sejati")

Dengan fisik yang sehat, bugar dan kuat, banyak kewajiban yang bisa kita tunaikan lebih mudah. Bukankah terlalu banyak ibadah di dalam Islam yang membutuhkan fisik yang sehat? Dalam lima rukun Islam saja, tiga diantaranya membutuhkan fisik yang sehat; shalat, puasa, lebih-lebih haji. Jika dipikir lebih jauh, zakat sebenarnya juga membutuhkan fisik yang sehat, secara tak langsung. Dengan fisik yang sehat seseorang bisa berpenghasilan, dari penghasilan seseorang memiliki harta yang jika mencapai nishab dan haul, barulah ia berkewajiban zakat. Ternyata zakat juga berhubungan dengan fisik yang sehat.
Ibadah ghairu maghdah juga begitu. Hampir selalu membutuhkan fisik yang sehat. Bekerja untuk memberi nafkah keluarga, berdakwah, berharakah, semuanya membutuhkan fisik yang sehat. Bahkan fisik yang bugar dan kuat.(dikutip : "Beruntunglah Kita Tarbiyah")

Saudaraku...
Seperti itulah Dakwah...
Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu. Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai”.

Maka kami akan terus bergerak.. Terus melaju untuk menyebarkan cinta, untuk menyebarkan sebuah kalimat Islam itu rahmatan lil ‘alamin itu saja.

Oleh : Riski Juanda
#LDK IKMI TEDC
Photo (Mukhayam ADK Se-Baraya /22-23 Nov 2014)

Indahnya Dalam Dekapan Ukhuwah


Alangkah syahdu menjadi kepompong, berkarya dalam diam, bertahan dalam kesempitan.Tetapi bia tiba waktu untuk jadi kupu-kupu, tak ada pilihan selain terbang menari, melantun kebaikan diantara bunga, menebar keindahan pada dunia.

Indahnya dalam dekapan ukhuwah, kita mengambil cinta dari langit, lalu menebarkannya di muka bumi. Sungguh indah di surga, menara-menara cahaya menjulang untuk hati yang saling mencitai karenaNya. Mari membangunnya dari sini, dari Dalam Dekapan Ukhuwah. Jadilah ia persaudaraan kita; sebening prasangka, sepeka nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji.




Artinya :
"dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana."

Saudaraku,..
ukhuwah tidak hanya sekedar  karena seringnya berinteraksi, sehingga saling mengenal dan memahami.
ukhuwah tidak hanya ketika seseorang memahami dan membantu dengan hati yang lapang dan ikhlas.
Namun, ukhuwah hadir karena izin Allah, karena pemberianNYA lah, dan merupakan sebuah kenikmatan yang Allah berikan kepada hambaNya yang beriman. Ya, Beriman!. karena ukhuwah merupakan nikmat karena keimanan kita kepada Allah, maka tak heran, kalau ukhuwah dirasakan dan sangat dirasakan ketika keimanan kita sedang dalam kondisi baik.

Saudaraku...
Kita semua, terpenjara dalam kesendirian
hanya saja
ada yang terkurung di ruang gelap tanpa cahaya
sementara yang lain menghuni kamar berjendela
-Kahlil Gibran-

coba kita renungi kembali, ketika ukhuwah semakin menipis, ketika ukhuwah semakin mengering, ketika ukhuwah hanya sebatas pemanis bibir tanpa tindakan, ukhuwah hanya sebatas hrapan dan mimpi, ketika kita semakin tidak nyaman dengan saudara-saudara kita.Hal yang pertama kali di cek adalah keimanan kita,Ya Keimanan kita!.Karena bisa jadi karena keimanan kita yang semakin mengering, Allah mencabut nikmat Ukhuwah Itu.
Ketika keimanan ini mengering, maka tidak ada lagi Prasangka baik (hudznuzhan), Tidak ada lagi tabayyun,yang timbul hanyalah prasangka-prasangka yang mematikan hati. Mungkin itu yang terjadi pada kita semua.Sehingga yang terjadi adalah kecewa dan akhirnya pergi meninggalkan dakwah ini. Apakah itu yang kita inginkan?? Menjadi penyebab saudara kita meninggalkan dakwah ini !?


Untuk mu saudara seimanku, kita belajar dari Imam Asy-Syafi'i unutk merambatkan gelora, untuk mewabahkan kehangatan persaudara.Berilah pegakuan, sampaikan pujian pada mereka yang layak mendapatkannya.Sebab, terkadang, dalam berukhuwah, masih banyak saudara tercinta yang belum mendapatkan perlakuan yang selayaknya dar saudara tercita yang lainnya.

Indahnya berukhuwah kita menghayati pesan Sang Nabi. “Jangan kalian saling membenci”, begitu beliau bersabda seperti dicatat Al Bukhari dalam Shahihnya, “Jangan kalian saling mendengki, dan jangan saling membelakangi karena permusuhan dalam hati.. Tetapi jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara..”

Saudaraku...
Indahnya dalam dekapan ukhuwah,  merasakan semangat yang menggelora, Senyum tawa lebar, dan saling mengingatkan untuk saling nasehat dan menasehati.
Terimakasih saudara seimanku, yang selalu menjadikan seonggok daging ini untuk selalu berada dijalanNYA. dan berharap sampai diri ini di panggil untuk mempertanggung jawabkan semuanya.
Bahagia itu sederhana, berharap bisa dipertemukan di JannahNya.Moga Allah selalu menghadirkan ukhwah yang tulus ke dalam hati-hati kita.

oleh : Riski Juanda
#LDK IKMI TEDC
Referensi :
Dalam Dekapan Ukhwuah : Ustadz. Salim A Fillah