Tampilkan postingan dengan label Windows Phone. Tampilkan semua postingan

Hal Wajib Diketahui di Windows 8

Saat ini Anda memakai sistem operasi Microsoft Windows 8 untuk perangkat Notebook atau desktop PC? Tapi, ternayat belum familiar dalam penggunaannya. Nah, untuk mendapatkan pengalaman yang lebih optimal maka simak tips and trik yang harus diketahui sebelum menggunakan Windows 8 sebagai sistem operasi andalan.

Pelajari Hotkeys/Shortcut
Dalam penggunaannya Windows 8 akan lebih mudah Anda mengetahui shortcut/hotkeys dalam penggunaannya. Misalnya:
- Menekan tombol Windows untuk masuk ke layar awal.
- Tombol Windows + E untuk membuka Explorer agar cepat untuk mengakses folder.
- Tombol Windows + Tab untuk membuka program yang sedang berjalan.
- Tombol Windows + Q untuk membuka menu search.
Dan hot keys lainnya yang bisa dipelajari secara otodidak.

Tampilan Besar Pada Layar
Pada halaman awal visual yang terpampang bagus, besar, dan berwarna. Tampilan template aplikasi membuat tempilan awal di OS ini makin menarik.

Kategorisasi Aplikasi Anda
Kategorikan beberapa aplikasi didalam folder pada tampilan home-nya. Hal ini untuk merapihkan tampilan agar tidak berantakan dan mudah dicari. Folder yang telah dibuat juga bisa diberi nama sesuai dengan keinginan Anda.

Menutup Aplikasi
Untuk menutup aplikasi sama dengan OS Windows sebelumnya, dimana Anda hanya perlu mencari tombol close (x), meskipun terkadang susah ditemukan. Tetapi terdapat shortcut yang memudahkan dan tidak memakan daya dengan besar. Hanya dengan menekan Alt+F4, maka aplikasi pada tampilan akan tertutup.

Setting Privasi
Banyak aplikasi memanfaatkan informasi yang sangat pribadi untuk data base. Maka ada baiknya Anda tidak mudah percaya begitu saja, ubahlah dan isi privasi seperlunya. Untuk menyesuaikan pengaturan, tekan tombol Windows+I lalu masuk ke PC Setting, pilih opsi privasy dan personaliasasi pengaturan data pribadi Anda di sana.

Masuk Tanpa Username atau Password
Untuk mempercepat log-in proses, sebaiknya Anda menonaktifkan user dan password log-in. Caranya dengan membuka jendela Run (tekan tombol Windows + R) lalu ketik "netplwiz" untuk mengaksesnya. Hapus tanda centang pada kotak bagian atas yang mengatakan "Pengguna harus memasukkan nama pengguna dan kata sandi".

Refresh  PC
Jika sistem perangkat Windows 8 Anda merasa sedikit lambat, mungkin sudah saatnya untuk melakukan refresh. Untuk melakukan refresh, silahkan masuk ke Settings dan klik tab Settings Ubah PC dekat bagian bawah. Pilih tab General dan temukan "Refresh PC tanpa mempengaruhi file" di dekat bagian tengah (Anda juga dapat memilih "Hapus segala sesuatu dan instal ulang Windows" untuk kembali ke pengaturan pabrik awal).

Safe Mode
Safe mode adalah cara yang bagus untuk masuk ke sistem perangkat ketika device masih digunakan namun hendak ditinggal. Terlebih apabila device Anda adalah Hybrid Ultrabook seperti Acer Aspire P3, safe mode adalah kunci agar untuk mengaktifkannya kembali tidak lama memakan waktu.

Matikan dengan Satu Kali Klik

Windows 8 menyembunyikan tombol powers di menu setting, sehingga sering memaksa Anda untuk masuk terlebih dahulu ke menu setting kemudian baru dapat dimatikan. Berikut adalah cara membuat shortcut pada destop untuk mematikan device.

Klik kanan, lalu ke New, kemudian pilih Shortcut. Masukkan "shutdown / s / t 0" (tanpa tanda kutip, dan, ya, itu adalah nol bukan "O") sebagai lokasi item, dan tekan Next. Sekarang nama shortcut (prefereably "Shutdown") kemudian tekan Finish. Klik kanan shortcut, dan lalu arahkan ke Properties. Ubah Icon pada tab Shortcut, lalu OK. Klik kanan shortcut lagi, dan pilih Pin to Start. Agar Anda dapat menempatkan ikon pada layar Start. Mengklik itu maka akan langsung mematikan komputer.

Semoga tips & trick di atas membantu dalam pengoperasian Windows 8 pada tablet atau notebook Windows 8. Semoga bermanfaat.

sumber : http://www.serbagadget.co/apps-and-tips/pc/3784-9-hal-wajib-diketahui-di-windows-8

Hello World Windows Phone


Postingan kali ini, membuat aplikasi sederhana windows phone, yaitu : aplikasi "hello world".
yang harus kita lakukan adalah :

1. Jalankan Visual Studio 2012 Anda (selanjutnya disebut Visual Studio)
2. Pilih File > New Project
Kotak New Project akan muncul. Panel disebelah kiri akan menyediakan pilihan template yang dapat digunakan
3. Pada panel kiri, klik Installed sehingga akan menampilkan Visual Basic atau Visual C# dan pilih Windows Store.
4. Pilih template Blank App
5. Pada kotak Nama masukkan “HelloWorld”
6. Klik OK untuk membuat project.
Meskipun template Blank App merupakan template yang paling minimum, namun pembuatan proyek aplikasi dengan tipe ini akan menyediakan beberapa file standar yaitu :
· Berkas manifest , yang berisikan deskripsi aplikasi
· Berkas gambar untuk logo pada start screen
· Sebuah gambar (storelogo.png) yang akan menjadi logo aplikasi di Windows Store
· Sebuah gambar yang akan menjadi splash screen ketika aplikasi dijalankan
· File XAML dan berkas kode (App.xaml dan App.xaml.cs)
· Sebuah berkas MainPage.xaml dan berkas kode untuk yang akan dieksekusi ketika aplikasi dijalankan
Berkas MainPage pada template Blank App didasarkan pada template Blank Page yang hanya terdiri dari sedikit kode untuk instansiasi sebuah halaman. Template proyek lainnya yang tersedia pada Visual Studio menyediakan sejumlah kode tambahan dan beberapa berkas pembantu untuk membuat aplikasi berbasis Windows 8-style UI. Pada contoh kali ini kita akan mengganti halaman Main Page menggunakan template lain yang tersedia sehingga kita dapat memanfaatkan sejumlah kode tambahan dan berkas bantuan untuk memulai aplikasi kita.
Untuk mengganti MainPage berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan :
1. Pada Solution Explorer , klik kanan MainPage.xaml dan pilih Delete . Klik OK untuk konfirmasi
2. Pilih Project > Add New Item lalu pilih Visual C# dan Windows Store.
3. Pada panel ditengah pilih Basic Page dan berikan nama,misalnya “MainPage”
4. Pilih Add. Jika kita pertama kali menambahkan sebuah halaman pada proyek dengan template Blank App maka Visual Studio akan menambahkan dialog untuk menambahkan secara otomatis berkas-berkas terkait yang diperlukan ke dalam proyek tersebut. Pilih Yes untuk menambahkan berkas tersebut. Berkas akan berada pada direktori Common di dalam proyek.
Kita akan lihat beberapa berkas yang otomatis ditambahkan ketika membuat proyek menggunakan template. App.xaml adalah tempat dimana kita mendefinisikan berbagai hal yang akan digunakan oleh aplikasi. Berkas ini mengandung sebuah Resource Dictionary yang didalamnya mengandung referensi ke berkas StandardStyles.xaml. Berkas ini mengandung berbagai properti standar untuk membuat tampilan ala Windows 8-style UI. Bagi yang akrab dengan pemrograman web, dapat kita anggal berkas ini sebagai berkas CSS untuk mengatur tampilan dari aplikasi. Seperti berkas kode lainnya, disini terdapat fungsi InitializeComponen, yang dihasilkan otomatis oleh Visual Studio.
MainPage.xaml adalah tempat kita mendefinisikan antarmuka dari aplikasi. Kita dapat menambahkan secara langsung melalui XAML atau secara drag and drop melalui antarmuka Visual Studio. Template Basic Page menggunakan LayoutAwarePage. Kelas ini merupakan kelas turuan dari kelas Page yang sudah menyediakan fungsi navigasi,manajemen state dan manajemen tampilan (view management). Basic Page juga menyediakan beberapa konten seperti tombol Back dan teks Title.
Sekarang kita tambahkan konten MainPage.xaml.
1. Pada Solution Explorer , klik dua kali berkas MainPage.xaml
2. Cari resource ApName pada bagian atas halaman, dan ubah nilainya menjadi “Hello, world!”.
<x:String x:Key="AppName">Hello, World!</x:String>
3. Pada root Grid, sebelum tag <VisualStateManager.VisualStateGroups> tambahkan sebuah StackPanel dengan TextBlock untuk meminta nama pada pengguna, dan sebuah TextBox untuk menerima masukan pengguna, sebuah Button. Penjelasan kontrol yang digunakan akan dijelaskan kemudian. Listing kode nya adalah sebagai berikut :
<StackPanel Grid.Row="1" Margin="120,30,0,0">

<TextBlock Text="What's your name?"/>

<StackPanel Orientation="Horizontal" Margin="0,20,0,20">

<TextBox x:Name="nameInput"

Width="300" HorizontalAlignment="Left"/>

<Button Content="say hello"/>

</StackPanel>

<TextBlock x:Name="greetingOutput"/>

</StackPanel>
4. Pilih Button yang sudah ditambahkan di MainPage.xaml
5. Pada jendela Properties, pilih tombol Events (disebelah kanan pojok atas, yang menyerupai petir), pilih event Click dan tempatkan sebuah nama fungsi yang akan dipanggil,ketika Button tersebut diklik. Pada contoh ini, berikan nama Button_Click
6. Tambahkan kode berikut ini di berkas kode sumber untuk halaman tersebut. Event handler adalah mekanisme memberikan sebuah aksi yang akan dilakukan aplikasi terkait dengan event yang dibangkitkan oleh pengguna,dalam contoh ini adalah meng-klik Button.
private void Button_Click(object sender, RoutedEventArgs e) {
greetingOutput.Text = “Hello, ” + nameInput.Text + “!”;
}
7. Tekan F5 dan jalankan aplikasi. Ketikkan nama Anda dan klik Button untuk menampilkan hasilnya.
Selamat, pada tahap ini , Anda sudah berhasil membuat aplikasi Windows 8-style UI pertama Anda J . Nah, sebelum membahas lebih dalam mengenai konsep-konsep baru pada pengembangan aplikasi Windows 8-style UI, pada bagian-bagian selanjutnya kita akan berkenalan dengan hal-hal mendasar yang baru dan wajib diketahui pemrogram yang sudah biasa dengan dunia .NET seperti Visual Studio 2012, XAML, pemrograman asinkronus dan kontrol-kontrol yang dapat digunakan untuk membangun antarmuka aplikasi.
Developer License
Apabila Anda menggunakan Visual Studio untuk pertama kalinya maka Visual Studio akan meminta developer license ketika kita ingin mengembangkan aplikasi Windows 8-style UI. License ini diperoleh secara gratis,pastikan komputer Anda terhubung ke internet dan masukkan akun Windows Live Anda dan license akan diperoleh.

Terimakasih untuk para master yang telah berbagi ilmunya..

Sumber : http://pujalabs.net/2013/08/hello-world-windows-8/

Mengenal Platform Windows Phone

Febuari 2011, Nokia mengumumkan kerja samanya dengan Microsoft,akan menggunakan Windows Phone OS untuk seluruh lini smartphone mereka. Windows Phone merupakan jawaban Microsoft terhadap kebutuhan sistem operasi ponsel pintar yang semakin kompetitif dewasa ini. Tidak hanya menawarkan kemudahan personalisasi dan user interface menarik bagi end-user , Windows Phone menyediakan platform pengembangan yang memudahkan developer untuk lebih produktif.
Sebelum Anda memulai belajar mengembangkan aplikasi untuk Windows Phone maka dibutuhkan pengetahuan mengenai platform aplikasi Windows Phone tersebut. Platform aplikasi Windows Phone bukanlah merupakan satu lingkungan kecil melainkan terdiri dari 4 komponen yang saling melengkapi. Keberadaan platform ini bertujuan untuk menyediakan peralatangan pengembangan yang murah dan sudah dikenal, dukungan API yang sudah dirancang dengan baik, lingkungan terisolasi untuk setiap aplikasi, layanan komputasi awan milik Microsoft serta portal untuk mendistribusikan aplikasi.
pltform-wp
 
Memilih Framework Aplikasi : XNA dan Silverlight
Untuk membangun aplikasi pada Windows Phone terdapat dua framework yang dapat digunakan yaitu XNA dan Silverlight. Pemilihan framework disesuaikan dengan tujuan pengembangan aplikasi.
Framework-wp
Framework Silverlight digunakan untuk membangun aplikasi kebanyakan yang berbasis event, kaya dari sisi pengalaman pengguna, banyak membutuhkan kontrol antarmuka dan grafik vector melalui XAML, dukungan media serta membutuhkan penggunaan Microsoft Blend sebagai alat perancang antarmuka. Sementara framework XNA sangat sesuai jika hendak membangun games, yang membutuhkan dukungan 2 atau 3 dimensi serta grafik yang kaya.
Kedua framework tersebut menggunakan managed code, dan akan berjalan secara aman dalam lingkungan yang disebut sandbox sehingga aplikasi satu dan yang lainnya tidak akan pernah saling mempengaruhi. Kemampuan sensor seperti multitouch, akselerometer dan microphone dapat diakses melalui dukungan API yang telah disediakan. Dukungan media yang meliputi gambar, animasi dan video dapat digunakan untuk memperkaya pengalaman pengguna. Sementara itu layanan berbasis lokasi Microsoft memungkinkan aplikasi yang dibangun dapat memberikan informasi lokasi fisik dengan cepat dan mudah.

Perangkat Bantu Pengembangan

Windows Phone adalah sebuah sistem operasi yang dapat berjalan di beberapa manufaktur ponsel. Hal ini berbeda dengan Apple iOS yang hanya dapat berjalan pada iPhone. Namun tidak seperti Android yang membebaskan spesifikasi hardware ponsel yang menjalankannya, Microsoft menjamin konsistensi hardware yang dapat menjalankan Windows Phone harus memiliki resolusi 800 x 480 WGA atau 480 x 320 HVGA, layar sentuh, beberapa sensor seperti GPS, accelerometer, kompas, cahaya, kamera, layanan multimedia, GPU dengan DirectX9 dan tiga hardware button. Sebagai developer dapat dijamin keseluruhan spesifikasi ini akan dimiliki pada device yang mendukung sistem operasi Windows Phone.
Selain itu, untuk memulai pengembangan aplikasi Windows Phone maka kita harus memiliki perangkat bantu pengembangan aplikasi yang disebut Windows Phone Developer Tools. Tools ini termasuk diantaranya Visual Studio 2010 Express for Windows Phone, Windows Phone Emulator, XNA Game Studio, Expression Blend for Windows Phone, contoh dan dokumentasi. Visual Studio 2010 Express for Windows Phone digunakan untuk menulis kode pemrograman sementara Expression Blend for Windows Phone digunakan untuk mendesain antarmuka aplikasi. Windows Phone emulator merupakan alat yang sangat berguna jika Anda tidak memiliki device yang menggunakan sistem operasi Windows Phone. Dengan emulator, kita dapat menguji aplikasi seperti layaknya pada device yang sebenarnya, tentunya dengan beberapa perbedaan.
Jika pada komputer pengembangan telah terinstall Visual Studio Professional atau versi di atasnya maka sebuah Add-In untuk Visual Studio akan secara otomatis akan terinstall. Tools ini telah mencapai versi rilis pada 16 September 2011 dan update pertama pada Januari 2011. Pembaca dapat mengunduh tools tersebut secara gratis pada alamat http://www.developer.nokia.com/Develop/Windows_Phone/
 
Adapun kebutuhan komputer agar dapat menjalankan Windows Phone Developer tools adalah sebagai berikut :
1. Sistem Operasi Windows 7 dan Windows Vista
a. Windows Vista (x86 dan x64) ENU Service pack 2 seluruh edisi kecuali Starter
b. Windows 7 (x86 dan x64) ENU seluruh edisi kecuali starter
2. Space harddisk minimal tersedia 3 GB
3. Memory yang disarankan minimal 2 GB
4. Kartu grafis, yang mendukung DirectX 10 dengan WDDM 1.1 driver.
Selama masa pengembangan aplikasi jika tidak terdapat sebuah ponsel berbasis Windows Phone maka kita dapat memanfaatkan emulator yang sudah tersedia di dalam Windows Phone developer tools. Untuk menjalankan emulator memerlukan konfigurasi sistem seperti pada kebutuhan sistem diatas namun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. File aplikasi yang dihasilkan tidak boleh lebih dari 400 MB
2. Tidak mendukung penggunaan GPU
3. Hanya mendukung VC-1 encoding, tidak mendukung efek blur dan dropshadow
4. Data penyimpanan akan tersimpan di emulator selama emulator belum di non-aktifkan
5. Simulasi multitouch menggunakan mouse tidak didukung, pembaca harus memiliki mesin yang juga mendukung multitouch
6. Acceloremeter , GPS dan camera belum dapat digunakan seperti pada device yang sebenarnya.

 

Cloud Services

Dengan dukungan API dan framework yang sudah dimiliki pada platform Windows Phone Anda sudah dapat membangun aplikasi yang intuitif, kaya dan diinginkan oleh pengguna. Dan dengan layanan komputasi awan Anda dapat menawarkan pengalaman yang lebih jauh lagi. Komputasi awan yang bersifat selalu dapat diakses, skalabilitas yang tinggi dan dapat memiliki fungsionalitas yang lebih dan tidak tergantung pada masa hidup baterai. Layanan yang terdapat pada Windows Azure atau layanan web pihak ketiga dapat mengirimkan data kepada handset Windows Phone.
Dua layanan utama yang menjadi favorit pengembang aplikasi adalah layanan notifikasi dan layanan lokasi. Dengan layanan notifikasi, informasi terbaru yang ingin disampaikan kepada pengguna dapat dilakukan dengan cepat dan dinamis. Dengan adanya notifikasi Anda tidak perlu selalu membuka aplikasi Anda untuk melihat suatu informasi, tidak perlu melakukan skema polling ke layanan komputasi awan dan secara otomatis mengurangi konsumsi baterai. Layanan berbasis lokasi memungkinkan para pengembang aplikasi menghadirkan relevansi posisi pengguna terhadap suatu informasi. Bayangkan ketika Anda sedang berada di suatu pertokoan dan Anda dapat melihat berbagai barang yang dijual di toko-toko tersebut.
Selain itu berbagai layanan pihak ketiga memungkinkan kita menggunakan layanan identitas dan single sign-on, berinteraksi dengan layanan jejaring sosial, menerima data dan peta untuk navigasi. Bahkan bagi yang tertarik untuk mengembangkan games, layanan XBOX Live sudah tersedia untuk dipakai mengembangkan game yang menghubungkan sesama pemain game.
Layanan komputasi awan ini dapat berupa layanan yang Anda bangun sendiri, layanan pihak ketiga seperti Facebook, Twitter, Flickr maupun layanan yang dimiliki Microsoft.

cloudservices

Portal Services
Satu-satunya tempat bagi para pengembang aplikasi Windows Phone untuk dapat memasarkan aplikasinya adalah melalui Windows Phone Marketplace. Pasar aplikasi ini adalah lokasi tersentralisasi dimana para pengembang dapat mengirimkan aplikasi dan mendapatkan persetujuan aplikasi mereka. Konsumen juga menggunakan pasar aplikasi ini untuk membeli atau memperbaharui aplikasi mereka.
Untuk memulai pengembangan pengembang aplikasi diharuskan memiliki akun pengembang dengan mendaftar menggunakan Windows Live ID pada situs App Hub (http://create.msdn.com/en-US/ ). Setelah mendaftar, aplikasi yang telah dikembangkan dapat dikirimkan untuk disetujui dan diperbolehkan masuk ke dalam pasar aplikasi Windows Phone. Konsep pasar aplikasi ini sendiri merupakan konsep yang sudah lumrah di platform lainnya. Adanya tahap ini digunakan untuk menjamin kualitas aplikasi yang terdapat di dalam pasar aplikasi dan mencegah hal-hal seperti pornografi dan rasisme. Melalui portal ini pengembang dapat memantau proses sertifikasi,menentukan harga dan wilayah pasar mana aplikasi tersebut akan berada. Jika pengembang menambahkan fitur atau melakukan pembaharuan menyeluruh maka proses ini diulang kembali.
Layanan portal ini juga menyediakan laporan bagaimana ketertarikan pengguna terhadap aplikasi Anda. Laporan ini dapat digunakan untuk mendapatkan informasi bisnis yang berharga mengenai target, wilayah dan harga aplikasi Anda berikutnya. Untuk mendaftar ke pasar aplikasi Anda diharuskan membayar langganan $99 per tahun dengan pembagian keuntungan 70% untuk pengembang aplikasi dan 30% untuk penyedia portal, dalam hal ini Microsoft.
pengumpulan
Platform aplikasi Windows Phone menyediakan seluruh komponen yang dibutuhkan oleh para pengembang aplikasi. Dua framework Silverlight dan XNA yang sudah dikenal ditambah dukungan API dan fitur spesifik Windows Phone memungkinkan kita membangun aplikasi yang menarik, kaya dan aman. Perangkat pengembangan yabg lengkap, baik untuk penulisan logika pemrograman maupun desain antarmuka , dapat digunakan untuk membuat, debugging, dan mencoba aplikasi.Layanan komputasi awan untuk selalu terkoneksi dengan informasi yang dinamis dan cepat berubah serta layanan pasar aplikasi yang tersentralisasi memudahkan pengembang aplikasi mengatur pengumpulan aplikasi dan konsumen untuk membeli aplikasi dengan mudah. Dengan partnership Nokia dan Microsoft membuka peluang yang sangat luas bagi pengembang aplikasi mobile.

Sumber :  http://nice.or.id/poedja/2011/12/18/mengenal-platform-windows-phone/